Jelang Hari Bumi, BPN Luwu Timur Siap Sukseskan Deklarasi Sinergi Reforma Agraria

WARTASULSEL, LUWU TIMUR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia (RI) akan menggelar Deklarasi Sinergi Reforma Agraria.

Dilaksanakan di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat dan diikuti oleh Kabupaten/ Kota se-Indonesia melalui Video Conference, Senin (22/04/2024) mendatang.

Termasuk Kabupaten Luwu Timur (Lutim), salah satu daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala BPN Luwu Timur, Ibrahim Nur, S.SiT menyebutkan jika dirinya bersama jajarannya di Kantor Pertanahan Lutim telah mempersiapkan berbagai persiapan yang diperlukan, guna ikut serta menyukseskan kegiatan tersebut.

Terlebih lagi, kata Ibrahim Nur, kegiatan yang diselenggarakan Kementerian ATR/ BPN ini memiliki sisi istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Bumi.

Olehnya itu, bersama seluruh rekannya di Kabupaten Luwu Timur berkomitmen untuk terlibat aktif dan memeriahkan kegiatan itu.

“Deklarasi Sinergi Reforma Agraria ini, dilaksanakan melalui video conference yang dipusatkan di Kabupaten Cirebon dan diikuti Kabupaten/ Kota se-Indonesia,” kata Ibrahim Nur ke awak media, Sabtu (20/04/2024).

“Untuk Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Timur, kegiatan ini nantinya berlangsung di Desa Lera Kecamatan Wotu pada hari Senin (22/04/2024) yang akan datang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala BPN Ibrahim Nur menjelaskan bahwa Gerakan Sinergi Reforma Agraria ini, dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan pemilikan tanah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Gerakan Sinergi Reforma Agraria ini bertujuan untuk, bersinergi mewujudkan cita-cita reforma agraria dalam upaya mengurangi ketimpangan pemilikan tanah, dan tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Kepala BPN Luwu Timur ini.

“Serta dapat menampilkan hasil kerja bersama terkait penataan aset dan penataan akses yang sudah memasuki fase 3 di Desa Lera pada tahun 2024 ini. InsyaAllah, berbagai persiapan menjelang hari pelaksanaan kegiatan telah kita siapkan dan kita siap menyukseskan,” kuncinya.(*)

Pencarian Terhadap Kru Kapal Yuiee Jaya II yang hilang Resmi Di Tutup

WARTASULSEL – Pencarian terhadap kru Kapal Yuiee Jaya II yang hilang dihentikan hari ini, Kamis, 21 Maret 2024 di Pelabuhan Benteng Kabupaten Selayar setelah dilakukan pencarian selama 10 hari.

“Setelah melaksanakan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal dengan nama kapal Yuiee Jaya II selama tujuh hari sesuai dengan SOP Basarnas dan telah dilakukan penambahan tiga hari, dan hari ini adalah hari kesepuluh, maka operasi sar kami nyatakan untuk dihentikan dan ditutup,” kata Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Mexianus menambahkan bahwa pihak Basarnas telah menginformasikan kepada VTS Makassar, SROP Makassar, dan MATS Sultan Hasanuddin untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal atau pesawat yang melintas Perairan Selayar dan sekitarnya jika mengetahui, melihat dan atau menemukan korban dapat menghubungi pihak Basarnas.

“Petang ini, atas kesepakatan bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar beserta seluruh unsur yang terlibat, telah dilakukan penandatangan berita acara serah terima korban selamat kepada pemerintah setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan penutupan operasi sar bersama dengan seluruh potensi SAR yang terlibat,” kata Mexianus.

Perlu diketahui bahwa KM Yuiee Jaya II dengan rute Jakarta – Lombok merupakan kapal penangkap ikan dengan 35 abk dan terdampak cuaca buruk hingga tenggelam di Perairan Selayar pada Sabtu (9/3/2024) namun sayangnya hal ini baru diketahui pada Senin (11/3/2024) setelah dua abk ditemukan terdampar oleh nelayan setempat di Pulau Jampea di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hingga kini telah ditemukan 12 orang selamat, 4 orang meninggal dunia dan 18 orang dinyatakan hilang.

Lagi, SAR Temukan Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Selayar

WARTASULSEL, SELAYAR – Kembali Ditemukan Jenazah Korban Kapal Tenggelam Yuiee Jaya II di Perairan Taman Nasionalnya Takabonerate.

Satu orang lagi telah ditemukan oleh tim sar gabungan di perairan Taman Nasional Takabonerate dalam keadaan mengapung dan meninggal dunia.

“Pada siang (19/03/2024) ini tim sar gabungan menemukan satu jenazah di Perairan Takabonerate, perjalanan KN SAR Kamajaya dari lokasi penemuan menuju ke posko Kayuadi yaitu 85 nautical mile atau sekitar 7 jam perjalanan,” ujar Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Selanjutnya Mexianus mengatakan bahwa untuk pencarian hari ke delapan ini ditutup sementara dan dilanjutkan besok.

“Pencarian terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II ditutup sementara, dan akan dilanjutkan besok. Pencarian masih akan menggunakan RIB Kamajaya, RIB Pos Sar Selayar, Kapal Nelayan serta petugas infantri yang menyisir pantai Kayuadi,” kata Mexianus.

Hingga hari ke delapan operasi sar terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II telah ditemukan 12 orang selamat, 5 orang meninggal dunia dan 18 orang masih dalam pencarian tim sar gabungan.

Saat ini jenazah telah dievakuasi oleh KN SAR Kamajaya untuk kemudian di bawa ke posko Kayuadi. Selanjutnya, diketahui bahwa jenazah tersebut diidentifikasi atas nama Kristanto.

Berikut Data Korban Selamat :

1.Dian kurniawan/Lakis alamat Magelang

2.Amirrulhak, Alamat Jawa Tengah kecamatan Wonokerto

3.M .Zaki Muntaha, Alamat Pekalongan Jawa Tengah

4.Waryen, Alamat Pekalongan karanganyar derto gam 6 jembatan Merah

5.Tahmid , Alamat Pekalongan

6.Amiluddin, Alamat Pekalongan

7.Adi bagus Panuntun, Alamat Pekalongan

8.Septo Guntoro, Alamat Pekalongan

9.Maulana dwi anggoro, Alamat: desa warulor, perumahan balai restu agung rt 7 rw 4 Kecamatan wira desa pekalongan Propinsi jawa tengah

10.Sun Hen Lakis/34 Tahun

11.Muzakkir Lakis

12.Amat Subechan

Data korban Meninggal dunia :

1. Masrul Azam (di makamkan di kayuadi)

2. Acmad Subkhi (di makamkan di Jampea)

3. Ahmad Ihram Kholis (di makamkan di kayuadi)

4. Husama (di makamkan di kayuadi)

5. Kristanto

Sementara Dalam Pencarian :

1. Andreansyah

2. Mohamad Irkham

3. Agus Budianto

4. Aditya Saifudin

5. Ahmad Mahrus

6. Ahmad Musyaffa

7. Aji Santoso

8. Ayuhan

9. Dhukron

10. Edi Surito

11. Haidar Muthohar Ahmad

12. Hendy Dianto

13. Ifnu Prastian

14. M. Khoirul Anam

15. M. Zuhdanul Mahrom

16. Rizal

17. Wahyono

18. Zaenal Abidin

Operasi Sar Kecelakaan Kapal Yuiee Jaya II diperpanjang

WARTASULSEL, SELAYAR – Operasi Sar Kecelakaan Kapal Yuiee Jaya II diperpanjang. Area pencarian diperluas hingga 147 nautical mile. Berharap 19 korban kru kapal dapat segera ditemukan.

Diketahui, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan Rapat Koordinasi terbatas dengan menghadirkan Kalaksa BPBD, Drs. Achmad Alifiyanto yang didampingi kepala bidang kedaruratan dan logistik, Muhammad Ikbal, antara lain memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian korban yang belum ditemukan, dan memulangkan Korban yang selamat dan perpanjang masa Pencarian Korban.

Instruksi serupa disampaikan wabup melalui Komunitas Peduli Sesama Kabupaten Selayar untuk sesegera mungkin memaksimalkan pengumpulan donasi pakaian, sarung, selimut, dan kebutuhan logistik makanan instan siap saji dan mengkoordinasikan persiapan pemberangkatan melalui kepala dinas perhubungan yang akan menfasilitasi pemberangkatan rombongan menuju Pulau Kayuadi.

Selain Kalaksa dan pendampingnya, hadir pula Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S.Sos., M. AP, Ketua Baznas, Drs. Odding Karim, MH. Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Suardi, Kepala BPKPD, Drs. Muchtar, dan Tim Basarnas.

Wabup tegaskan, jika tak ada pertimbangan lain, memaksimalkan upaya pemulangan korban selamat melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Pattumbukang, untuk selanjutnya dibawah ke ibukota Benteng Selayar menggunakan kapal ferry KM. Takabonerate.

Dalam kesempatan yang sama, wabup tegaskan, memaksimalkan upaya pemulangan korban selamat melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Pattumbukang, untuk selanjutnya dibawah ke ibu Kabupaten Kepulauan Selayar menggunakan kapal ferry KM. Takabonerate

Wakil Bupati Kepulauan Selayar menambahkan, “Proses koordinasi dan pemulangan korban, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial yang akan berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel melalui dinas sosial” tambahnya

Ramadan Berbagi, MSL Kepulauan Salurkan Paket Sembako

WARTASULSEL, Selayar – MSL merupakan perusahaan online bergerak di Bidang Jasa Periklanan berbentuk aplikasi telah hadir di kalangan masyarakat, dengan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan.

MSL Influence Impact Discussion tergabung dalam group cuan Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan Peduli Amal mengadakan kegiatan bantuan sosial dengan membagikan 20 Paket Sembako kepada masyarakat di Moment Ramadan 1445 H. Sabtu, 16/03/2024

Penyaluran Paket sembako di laksanakan di Desa Kalepadang Kelurahan Bontobangung Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar.

Ketua Group MSL Cuan Kepulauan Selayar Sukarman saat konfirmasi pewarta, “sore tadi kami bersama teman – teman dari Karyawan MSL membagikan bantuan sosial 20 Paket Sembako di Momentum Ramadan 1445 H

Bantuan amal dari perusahaan MSL dengan tujuan untuk membantu Lansia dan Disabilitas serta kurang mampu di wilayah tersebut. Dengan hadirnya MSL di tengah-tengah kita sangat membantu sekali mengurangi angka pengangguran di masyarakat, juga bisa sebagai pekerjaan sampingan.

Sukarman berharap dukungan dan do’a kepada semua pihak atas hadirnya MSL di masyarakat, sehingga kedepannya MSL semakin berkembang di masyarakat juga semakin maju dan dikenal oleh masyarakat luas.

Sementara Sapiung selaku Kepala Dusun sangat mengapresiasi kepada tim MSL yang hadir di kampung Kalepadang untuk menyalurkan bantuan sembako.

“Saya terimakasih sekali atas bantuan yang diberikan untuk masyarakat, karena tepat sasaran” ucapnya.

Bantuan yang anda berikan mudah-mudah bisa mengurangi beban dan bisa bermanfaat bagi mereka.

“Harapan kami ke depan MSL bisa dikenal di kalangan masyarakat luas,” tutupnya.

Korban Kapal Tenggelam Yuiee Jaya II yang ditemukan Hari Ini di Makamkan

 

Jenazah Korban dimakamkan di lokasi pemakaman Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 07.18 WITA

WARTASULSEL, Selayar – Kembali Korban KMP YUIEE JAYA – II a.n Achmad Irham Cholis di temukan warga dipinggir pantai dalam keadaan meninggal dunia, oleh salah satu warga Dusun Bangko yang pergi mencari pelastik sekitar pukul 04.10 WITA. 16/03/2024

Langsung diinformasikan kepada pemerintah setempat dalam hal ini Kepala Dusun Bangko Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 04.45 WITA bawah telah menemukan mayat di pinggir pantai.

Korban tersebut langsung evakuasi oleh Tim BASARNAS untuk dimakamkan di lokasi pemakaman Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 07.18 WITA bersama Anggota Polsek Kec.Takabonerate, Sekejam Takabonerate, Sekdes Desa Batang, Kepala Dusun Bongko dan tentunya bersama warga Desa Batang kec. Takabonerate.

Hal ini dibenarkan oleh Sekcam Takabonerate, Ahmad, SKM saat dikonfirmasi Pewarta Ahmad menuturkan bahwa korban terdampar tidak jauh dari pemukiman warga Desa Batang.

“Benar pak, pagi ini warga kami menemukan satu mayat korban KM Yuiee Jaya 2 di pesisir Desa Batang sekitar pukul 04.00 pagi ,” terang Ahmad yang juga turun langsung melakukan evakuasi.

Dengan ditemukannya korban tersebut, sehingga penemuan korban KM Yuiee Jaya 2 bertambah menjadi 15 orang, dengan rincian korban selamat 12 orang dan meninggal dunia 3 orang.

Proses Pencarian Korban Kapal Tenggelam masih Nihil, Basarnas: Kami Upayakan Pencarian

WARTASULSEL, Selayar – Upaya Pencarian 21 Korban Kapal KM. Dewi Jaya atau Yuliee Jaya 02 yang Tenggelam dan belum ditemukan akibat di hantam Cuaca Buruk pada 11 Maret 2024 lalu Terus dilaksanakan Basarnas Hingga hari ini Kamis 14 Maret 2024

Proses Pencarian yang dilakukan adalah menyisir Wilayah Pulau Taka Bonerate dan Pasimasunggu dengan melibatkan TNI AL, TAGANA DINSOS SELAYAR dan Polair Selayar.

Tidak hanya itu, Proses Pencarian juga dilakukan melalui Pemantauan lewat udara Basarnas bersama TNI AU Skadron Udara 5 sultan Hasanuddin Makassar.

Di konfirmasi Danpos Basarnas Selayar Andi Raswan kepada Pewarta, Proses Pencarian sejak Pagi hingga sore penemuan salah satu diantara 21 korban yang belum ditemukan masih nihil.

Andi Raswan menambahkan, kami akan terus melakukan yang terbaik untuk pencarian korban kapal yang belum ditemukan.

Diketahui, Korban Kapal Yuliee Jaya 02 yang Tenggelam 35 orang korban meninggal 2 orang dan yang belum di temukan 21 orang serta korban selamat hingga hari ini sudah di evakuasi di Desa Batang untuk menunggu informasi lebih lanjut.

Hingga berita ini ditayangkan, Pewarta masih menunggu Perkembangan pencarian korban kapal tenggelam. (***)

Kapal Jakarta-Lombok Tenggelam: 13 Korban Ditemukan di Selayar, 22 Hilang

Selayar – KM Dewi Jaya 2 yang membawa 35 orang dilaporkan tenggelam saat menempuh rute Jakarta-Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 13 korban terdampar di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sedangkan 22 korban lainnya dinyatakan hilang.

Komandan Pos Basarnas Selayar Andi Raswan mengungkapkan ke-13 korban tersebut ditemukan terdampar di tiga pulau di Kecamatan Takabonerate, Selayar, yakni Pulau Jampea, Kayuadi, dan Rajuni. Dua dari 13 korban terdampar tersebut bahkan sudah meninggal dunia.

“(Total korban), 35, yang ditemukan selamat 11 orang, yang meninggal 2 orang,” ujar Andi Raswan saat dihubungi pewarta, Selasa (12/3/2024).

Andi Raswan menyebut kapal tersebut mulanya bertolak dari Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara menuju Perairan Lombok pada Minggu (3/3). Selanjutnya kapal tersebut tenggelam pada Sabtu (9/3) atau enam hari setelah melakukan pelayaran.

“Untuk lokasinya (di mana tenggelam) kita belum bisa pastikan karena tidak ada juga titik koordinat pastinya,” kata Andi Raswan

“Dan keterangan dari yang selamat, tidak bisa juga memastikan lokasi tenggelamnya. Cuma terdamparnya di sini, di Selayar,” sambungnya.

Lebih lanjut Andi Raswan menjelaskan peristiwa kapal tenggelam itu baru diketahui pihaknya hari ini. Laporan tersebut datang dari warga Pulau Rajuni, Jampea, dan Kayuadi.

“Laporan kami terima tadi. Makanya pencariannya baru hari ini,” kata Andi Raswan.

 

Korban Kapal Tenggelam di Selayar, Berikut Identitas diantaranya

Selayar – Dua hari terakhir ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar yang berada di pulau Jampea, pulau Kayuadi dan pulau Rajuni dihebohkan dan digemparkan dengan kejadian ditemukannya sejumlah orang yang terdampar di wilayah mereka, baik dalam kondisi selamat maupun sudah meninggal dunia.

Korban yang ditemukan diketahui berasal dari ABK KM. Dewi Jaya 2 yang tenggelam, lantaran seseorang yang bernama Sun Hen (57), yang merupakan kapten KM. Dewi Jaya 2 ditemukan terdampar pertama kalinya oleh masyarakat di Dusun Kayuangin, Desa Massungke, Kecamatan Pasimasunggu dan selanjutnya dilaporkan ke pemerintah setempat.

Sun Hen, selaku Kapten KM. Dewi Jaya 2 menerangkan kepada pemerintah setempat bahwa kapalnya berangkat pada hari Minggu 03 Maret 2024, sekitar jam 16.00 WIB dari Pelabuhan Muara Baru dengan tujuan perairan Lombok untuk mencari ikan dan memasang Rompong. Kapal dengan muatan batu, tali, daun kelapa, jaring dan alat-alat mancing.

“Kapal tenggelam kira-kira tanggal 09 Maret 2024 sekitar jam 03.00 WITA, dengan posisi pada saat kapal tenggelam didalam satelit antara Lintang 6.30.11.40. Kapal tenggelam akibat cuaca buruk dengan kondisi angin barat laut yang cukup keras, hujan yang deras dan ombak sekitar 1,5 meter sampai 2 meter. Nama kapal KM. Dewi Jaya 2, GT. Kapal : 93, jumlah muatan kapal sekitar 70 Ton dengan jumlah ABK kapal sebanyak 35 orang,” ujar Sun Hen.

Komandan Koramil 1415-02/Jampea, Kapten. Inf. Syamsuddin saat di konfirmasi pada Selasa, (12/03/2024), mengatakan korban pertama ditemukan pada hari Senin, 11 Maret 2024 pukul 06.00 WITA oleh warga dan kemudian dari keterangan korban kita mendapatkan informasi terkait jumlah keseluruhan kapten dan ABK sebanyak 35 orang.

“Kami sudah memerintahkan Personil Babinsa dibawah agar berkoordinasi dengan seluruh masyarakat untuk melakukan pemantauan di wilayah masing-masing. Saat ini total yang telah ditemukan sebanyak 13 orang, dimana 11 orang selamat dan 2 orang sudah meninggal dunia,” kata Syamsuddin.

Untuk nama Korban diantaranya saat ini :

1.Nama Dian kurniawan

Alamat Magelang

Pekerjaan nelayan

Agama Islam

2.Nama Amirrulhak

Pekerjaan nelayan

Umur 30 thn

Agama Islam

Alamat Jawa Tengah kecamatan Wonokerto

3.Nama M .Zaki Muntaha

Alamat Pekalongan Jawa Tengah

Pekerjaan Buruh biasa

Agama Islam

Status Belum nikah

4.Nama Waryen

Alamat Pekalongan karanganyar derto gam 6 jembatan Merah

Perkerjaan nelayan

Agama Islam

Status kawin

5.Tahmid

Pekerjaan Nelayan

Alamat Pekalongan

Agama Islam

Status Belum nikah

6.Amiluddin

Alamat Pekalongan

Pekerjaan Nelayan

Agama Islam

Status kawin

7.Adi bagus Panuntun

Alamat Pekalongan

Pekerjaan Nelayan

Agama Islam

Status

8.Nama Septo Guntoro

Alamat Pekalongan

Pekerjaan Nelayan

Agama Islam

9. Muhammad umur 34 th .asal kota pekalongan ,skrng berada di desa rajuni, kec.takabonerate,kab.kep.selayat

Saat ini informasinya yang diterima oleh Pewarta terkait jumlah dan sebaran korban yang sudah ditemukan baik dalam kondisi selamat maupun sudah meninggal dunia, 2 orang ditemukan di pulau Jampea 1 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia, sementara di pulau Kayuadi ditemukan 10 orang dimana 9 orang selamat dan 1 meninggal dunia, serta 1 orang diselamatkan oleh masyarakat pulau Rajuni.

Kades Karumpa di Duga Mark Up Dana Desa, Masyarakat merasa di Rugikan

WARTASULSEL, SELAYAR – Kepala Desa Karumpa Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar diduga Mark-Up Dana Desa untuk kepentingan pribadi. Dugaan penyelewengan dana desa ini, berindikasi menyebabkan terjadinya kerugian masyarakat dan keuangan negara.

Berdasarkan informasi dan data realisasi Dana Desa kuat dugaan di peroleh dari Tahun 2023 Sebesar 2.4 Miliar Rupiah tampak terealisasi 100%, padahal melalui informasi yang di dapat, pada kenyataannya tidaklah sepenuhnya.

Hal ini terungkap berdasarkan data dan informasi salah satu warga Desa Karumpa Raba Ali melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPBD).

Salah satu warga Desa Karumpa Raba Ali mengatakan, diduga ada indikasi mark-up dalam APBDes tahun 2023 sebesar 228 Juta Rupiah. Pada kegiatan program ketahanan pangan dan hewani, belanja bantuan sampan fiber sebanyak 38 unit untuk masyarakat senilai 12 juta rupiah per unitnya. Namun, harga harga pasaran sampan fiber ukuran panjang 7 meter x 80 cm dengan ketebalan 3 ml hanya 6 juta rupiah per unit.

“Yang kami ketahui di apbdes 2023 pengadaan sampan fiber 38 unit dengan harga 12 juta, padahal dia membeli seharga 6 juta. tapi kenapa di masukan di dalam apbd menjadi 12 juta. ini yang kami temukan sangat banyak kejanggalannya. Kalau 38 dikali 6 juta totalnya 228.000.000. Anggaran itu habis dan masih banyak lagi masyarakat yang belum menerima bantuan sampan fiber padahal sudah ada di dalam APBDesa,” Ungkap Raba Ali

Raba Ali menambahkan, Bukan hanya itu, biaya angkut transportasi laut pada pembelian mesin dibebankan kepada warga penerima bantuan, mesin Jiangdong 30 PK senilai Rp. 700.000,- per unitnya dan untuk mesin Jiangdong 24 PK senilai antara 500 hingga 600 ribu rupiah per unit. Walaupun biaya transportasi mesin tersebut sudah dianggarkan dalam APBDes.

“Sering melakukan pungutan liar kalau kapal masuk di karumpa yg ingin mengelola hasil ikan dan teripang..biaya untuk retribusinya di bebankan kepada kapal masuk sebanyak 2.500.000 perbuah
Ini pungutan liar..alasan untuk PAD desa, sedangkan retribusi tersebut tidak pernah di buat Perdesnya tentang retribusi pengadaan sampan fiber dari tahun 2019 hingga 2023.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1989 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Pasal 2 Ayat (1) jo, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo, Pasal 55 dan 56 KUHP.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari Kepala Desa yang bersangkutan melalui Telpon dan Pesan singkat.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.