Warta Sulsel ORG

Ketegangan antara WNA Dengan Warga Lokal Selayar belum ada titik temu

WARTASULSEL, SELAYAR – Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman, yang mengelola pantai Pinang di Pantai Timur Selayar, di Kecamatan Bontosukuyu Kepulauan Selayar, nyaris bentrok dengan warga Kepulauan Selayar yang memancing di pantai Timur pada, Senin (25/3/2024).

Berawal saat kami berlabuh dan memancing di Pantai Timur dan kemudian kami didatangi oleh seorang yang mengaku pengelola obyek wisata dan anak buah sang WNA, kemudian tiba-tiba mereka datang pake speedboat dan menabraki kami punya perahu sambil mengancam akan memutus tali pancing dan mengelilingi perahu kami dengan speed, kami membalas keras dan mereka bertengkar, jelas Agus, nakoda kapal yang ditabraki.

Jelas sekali mereka mengusir kami dari lokasi kami memancing, entah apa yang ada dibenak bule itu, ujar Agus.

Bukan saja kami, tapi beberapa kali memang orang Jerman disitu bikin ulah melarang nelayan mancing dan malah menabraki perahu nelayan. Sudah banyak kejadian pengusiran dan sudah beberapa kali menabrak perahu nelayan lokal.

Hingga saat ini belum ada penyelesaian ketegangan namun diperoleh informasi, bahwa ada keterlibatan orang atas keberadaan warga negara asing dalam mengelola Pantai Pinang sebagai obyek wisata khusus.

Redaksi juga cukup kesulitan melakukan konfirmasi ke pihak WNA asal Jerman yang mengelola obyek wisata Pantai Pinang. (Tim).

248 SK PPPK di Serahkan, Bupati Selayar ; Tahun ini Tetap di Anggarkan Untuk Pengangkatan PPPK

WARTASULSEL, KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis formasi Tahun 2023, Tahun Anggaran 2024.

Penyerahan Surat Keputusan ini dilakukan secara simbolis kepada tiga orang perwakilan PPPK dari 258 PPPK formasi 2023, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (25/3/2024).

Dari total 258 PPPK tersebut, secara rinci dibagi menjadi 35 tenaga teknis, 153 tenaga fungsional guru, serta 70 orang tenaga kesehatan.

Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali mengapresiasi semangat para PPPK atas kehadirannya, meskipun itu dalam suasana berpuasa di Bulan Suci Ramadan 1445 H. Bukan hanya yang dari daratan Pulau Selayar saja, namun PPPK dari lima kecamatan kepulauan juga turut hadir pada momen yang menggembirakan ini. Bupati berharap semangat ini agar dapat terus dipertahankan, bukan hanya pada saat penerimaan SK saja, namun juga disaat menjalankan tugas nanti sebagai ASN PPPK.

“Saya yakin anda semua sudah lama mengabdi dengan penuh keikhlasan untuk membantu masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, dan sebagai Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar saya menghargai itu. Hari ini anda semua telah menerima SK sebagai buah dari perjuangan dan pengabdian selama ini,” ucap Basli Ali.

Orang nomor satu di Kepulauan Selayar ini mengatakan bahwa setiap ada peluang dari Pemerintah pusat, tidak henti-hentinya pemerintah daerah memanfaatkan peluang itu dengan semaksimal mungkin, diantaranya pengangkatan PPPK. Dirinya juga menyebutkan bahwa tahun ini tetap dianggarkan untuk pengangkatan PPPK.

Olehnya itu Basli Ali mengajak untuk dapat mensyukuri apa yang telah diraih saat ini. “Jangan sampai baru mau ditempatkan, sudah mengurus untuk pindah. Panitia tentunya sudah menyiapkan akan kebutuhan pelayanan masyarakat, sehingga dibukalah formasi di tempat itu. Maka jalankan lah tugas kalian dengan baik dan syukuri, karena semua yang diberikan oleh Allah SWT itulah yang terbaik bagi hambanya,” pungkas Basli Ali.

Pada penyerahan SK tersebut, selain Bupati, hadir juga Wakil Bupati H. Saiful Arif, SH bersama Sekda Selayar Drs. Mesdiyono, M.Ec.dev serta kepala BKPSDM Patta Amir. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)

Basarnas Cari Nelayan di Perairan Galesong Takalar Yang diDuga Terjatuh

WARTASULSEL – Seorang nelayan yang diketahui bernama Ramli (44) dilaporkan belum kembali melaut sejak 3 hari lalu saat mencari ikan di perairan Galesong, Takalar, Sulsel. Kuat dugaan korban terjatuh dari perahunya, sebab perahu yang digunakannya ditemukan oleh nelayan dalam kondisi kosong dan mesin masih menyala pada Kamis (21/3/2024) menjelang tengah malam.

“Kami menerima laporan dari warga adanya nelayan yang diduga terjatuh dari perahunya di sekitar perairan Galesong, Takalar, dan langsung menerjunkan personel menuju ke lokasi melakukan pencarian,” ungkap Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Ditambahkannya, bahwa untuk melakukan pencarian Basarnas menurunkan 2 SRU yang akan melakukan pencarian menggunakan perahu karet yang berangkat menggunakan truk ke pantai Galesong dan SRU lainnya menggunakan Rigid Beyonce Boat (RBB) langsung berangkat dari pelabuhan Paotere Makassar menuju ke perairan Galesong Takalar.

“Untuk efektifitas pencarian, kami menerjunkan 2 SRU yang masing-masing akan dibagi area pencarian. Rencananya, kalau cuaca dan kondisi gelombang memungkinkan akan dilakukan penyelaman di sekitar perahu korban ditemukan,” terang Mexianus.

Adapun nelayan tersebut merupakan warga Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Menurut keterangan warga, biasanya korban sudah kembali sebelum petang saat melaut.

“Untuk pencarian hari ini semoga membuahkan hasil dan korban bisa segera ditemukan,” harap Mexianus.

Pencarian Terhadap Kru Kapal Yuiee Jaya II yang hilang Resmi Di Tutup

WARTASULSEL – Pencarian terhadap kru Kapal Yuiee Jaya II yang hilang dihentikan hari ini, Kamis, 21 Maret 2024 di Pelabuhan Benteng Kabupaten Selayar setelah dilakukan pencarian selama 10 hari.

“Setelah melaksanakan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal dengan nama kapal Yuiee Jaya II selama tujuh hari sesuai dengan SOP Basarnas dan telah dilakukan penambahan tiga hari, dan hari ini adalah hari kesepuluh, maka operasi sar kami nyatakan untuk dihentikan dan ditutup,” kata Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Mexianus menambahkan bahwa pihak Basarnas telah menginformasikan kepada VTS Makassar, SROP Makassar, dan MATS Sultan Hasanuddin untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal atau pesawat yang melintas Perairan Selayar dan sekitarnya jika mengetahui, melihat dan atau menemukan korban dapat menghubungi pihak Basarnas.

“Petang ini, atas kesepakatan bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar beserta seluruh unsur yang terlibat, telah dilakukan penandatangan berita acara serah terima korban selamat kepada pemerintah setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan penutupan operasi sar bersama dengan seluruh potensi SAR yang terlibat,” kata Mexianus.

Perlu diketahui bahwa KM Yuiee Jaya II dengan rute Jakarta – Lombok merupakan kapal penangkap ikan dengan 35 abk dan terdampak cuaca buruk hingga tenggelam di Perairan Selayar pada Sabtu (9/3/2024) namun sayangnya hal ini baru diketahui pada Senin (11/3/2024) setelah dua abk ditemukan terdampar oleh nelayan setempat di Pulau Jampea di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hingga kini telah ditemukan 12 orang selamat, 4 orang meninggal dunia dan 18 orang dinyatakan hilang.

Lagi, SAR Temukan Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Selayar

WARTASULSEL, SELAYAR – Kembali Ditemukan Jenazah Korban Kapal Tenggelam Yuiee Jaya II di Perairan Taman Nasionalnya Takabonerate.

Satu orang lagi telah ditemukan oleh tim sar gabungan di perairan Taman Nasional Takabonerate dalam keadaan mengapung dan meninggal dunia.

“Pada siang (19/03/2024) ini tim sar gabungan menemukan satu jenazah di Perairan Takabonerate, perjalanan KN SAR Kamajaya dari lokasi penemuan menuju ke posko Kayuadi yaitu 85 nautical mile atau sekitar 7 jam perjalanan,” ujar Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Selanjutnya Mexianus mengatakan bahwa untuk pencarian hari ke delapan ini ditutup sementara dan dilanjutkan besok.

“Pencarian terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II ditutup sementara, dan akan dilanjutkan besok. Pencarian masih akan menggunakan RIB Kamajaya, RIB Pos Sar Selayar, Kapal Nelayan serta petugas infantri yang menyisir pantai Kayuadi,” kata Mexianus.

Hingga hari ke delapan operasi sar terhadap korban kecelakaan kapal Yuiee Jaya II telah ditemukan 12 orang selamat, 5 orang meninggal dunia dan 18 orang masih dalam pencarian tim sar gabungan.

Saat ini jenazah telah dievakuasi oleh KN SAR Kamajaya untuk kemudian di bawa ke posko Kayuadi. Selanjutnya, diketahui bahwa jenazah tersebut diidentifikasi atas nama Kristanto.

Berikut Data Korban Selamat :

1.Dian kurniawan/Lakis alamat Magelang

2.Amirrulhak, Alamat Jawa Tengah kecamatan Wonokerto

3.M .Zaki Muntaha, Alamat Pekalongan Jawa Tengah

4.Waryen, Alamat Pekalongan karanganyar derto gam 6 jembatan Merah

5.Tahmid , Alamat Pekalongan

6.Amiluddin, Alamat Pekalongan

7.Adi bagus Panuntun, Alamat Pekalongan

8.Septo Guntoro, Alamat Pekalongan

9.Maulana dwi anggoro, Alamat: desa warulor, perumahan balai restu agung rt 7 rw 4 Kecamatan wira desa pekalongan Propinsi jawa tengah

10.Sun Hen Lakis/34 Tahun

11.Muzakkir Lakis

12.Amat Subechan

Data korban Meninggal dunia :

1. Masrul Azam (di makamkan di kayuadi)

2. Acmad Subkhi (di makamkan di Jampea)

3. Ahmad Ihram Kholis (di makamkan di kayuadi)

4. Husama (di makamkan di kayuadi)

5. Kristanto

Sementara Dalam Pencarian :

1. Andreansyah

2. Mohamad Irkham

3. Agus Budianto

4. Aditya Saifudin

5. Ahmad Mahrus

6. Ahmad Musyaffa

7. Aji Santoso

8. Ayuhan

9. Dhukron

10. Edi Surito

11. Haidar Muthohar Ahmad

12. Hendy Dianto

13. Ifnu Prastian

14. M. Khoirul Anam

15. M. Zuhdanul Mahrom

16. Rizal

17. Wahyono

18. Zaenal Abidin

Operasi Sar Kecelakaan Kapal Yuiee Jaya II diperpanjang

WARTASULSEL, SELAYAR – Operasi Sar Kecelakaan Kapal Yuiee Jaya II diperpanjang. Area pencarian diperluas hingga 147 nautical mile. Berharap 19 korban kru kapal dapat segera ditemukan.

Diketahui, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan Rapat Koordinasi terbatas dengan menghadirkan Kalaksa BPBD, Drs. Achmad Alifiyanto yang didampingi kepala bidang kedaruratan dan logistik, Muhammad Ikbal, antara lain memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian korban yang belum ditemukan, dan memulangkan Korban yang selamat dan perpanjang masa Pencarian Korban.

Instruksi serupa disampaikan wabup melalui Komunitas Peduli Sesama Kabupaten Selayar untuk sesegera mungkin memaksimalkan pengumpulan donasi pakaian, sarung, selimut, dan kebutuhan logistik makanan instan siap saji dan mengkoordinasikan persiapan pemberangkatan melalui kepala dinas perhubungan yang akan menfasilitasi pemberangkatan rombongan menuju Pulau Kayuadi.

Selain Kalaksa dan pendampingnya, hadir pula Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S.Sos., M. AP, Ketua Baznas, Drs. Odding Karim, MH. Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Suardi, Kepala BPKPD, Drs. Muchtar, dan Tim Basarnas.

Wabup tegaskan, jika tak ada pertimbangan lain, memaksimalkan upaya pemulangan korban selamat melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Pattumbukang, untuk selanjutnya dibawah ke ibukota Benteng Selayar menggunakan kapal ferry KM. Takabonerate.

Dalam kesempatan yang sama, wabup tegaskan, memaksimalkan upaya pemulangan korban selamat melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Pattumbukang, untuk selanjutnya dibawah ke ibu Kabupaten Kepulauan Selayar menggunakan kapal ferry KM. Takabonerate

Wakil Bupati Kepulauan Selayar menambahkan, “Proses koordinasi dan pemulangan korban, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial yang akan berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel melalui dinas sosial” tambahnya

Ramadan Berbagi, MSL Kepulauan Salurkan Paket Sembako

WARTASULSEL, Selayar – MSL merupakan perusahaan online bergerak di Bidang Jasa Periklanan berbentuk aplikasi telah hadir di kalangan masyarakat, dengan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan.

MSL Influence Impact Discussion tergabung dalam group cuan Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan Peduli Amal mengadakan kegiatan bantuan sosial dengan membagikan 20 Paket Sembako kepada masyarakat di Moment Ramadan 1445 H. Sabtu, 16/03/2024

Penyaluran Paket sembako di laksanakan di Desa Kalepadang Kelurahan Bontobangung Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar.

Ketua Group MSL Cuan Kepulauan Selayar Sukarman saat konfirmasi pewarta, “sore tadi kami bersama teman – teman dari Karyawan MSL membagikan bantuan sosial 20 Paket Sembako di Momentum Ramadan 1445 H

Bantuan amal dari perusahaan MSL dengan tujuan untuk membantu Lansia dan Disabilitas serta kurang mampu di wilayah tersebut. Dengan hadirnya MSL di tengah-tengah kita sangat membantu sekali mengurangi angka pengangguran di masyarakat, juga bisa sebagai pekerjaan sampingan.

Sukarman berharap dukungan dan do’a kepada semua pihak atas hadirnya MSL di masyarakat, sehingga kedepannya MSL semakin berkembang di masyarakat juga semakin maju dan dikenal oleh masyarakat luas.

Sementara Sapiung selaku Kepala Dusun sangat mengapresiasi kepada tim MSL yang hadir di kampung Kalepadang untuk menyalurkan bantuan sembako.

“Saya terimakasih sekali atas bantuan yang diberikan untuk masyarakat, karena tepat sasaran” ucapnya.

Bantuan yang anda berikan mudah-mudah bisa mengurangi beban dan bisa bermanfaat bagi mereka.

“Harapan kami ke depan MSL bisa dikenal di kalangan masyarakat luas,” tutupnya.

Korban Kapal Tenggelam Yuiee Jaya II yang ditemukan Hari Ini di Makamkan

 

Jenazah Korban dimakamkan di lokasi pemakaman Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 07.18 WITA

WARTASULSEL, Selayar – Kembali Korban KMP YUIEE JAYA – II a.n Achmad Irham Cholis di temukan warga dipinggir pantai dalam keadaan meninggal dunia, oleh salah satu warga Dusun Bangko yang pergi mencari pelastik sekitar pukul 04.10 WITA. 16/03/2024

Langsung diinformasikan kepada pemerintah setempat dalam hal ini Kepala Dusun Bangko Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 04.45 WITA bawah telah menemukan mayat di pinggir pantai.

Korban tersebut langsung evakuasi oleh Tim BASARNAS untuk dimakamkan di lokasi pemakaman Desa Batang Kec. Takabonerate sekitar pukul 07.18 WITA bersama Anggota Polsek Kec.Takabonerate, Sekejam Takabonerate, Sekdes Desa Batang, Kepala Dusun Bongko dan tentunya bersama warga Desa Batang kec. Takabonerate.

Hal ini dibenarkan oleh Sekcam Takabonerate, Ahmad, SKM saat dikonfirmasi Pewarta Ahmad menuturkan bahwa korban terdampar tidak jauh dari pemukiman warga Desa Batang.

“Benar pak, pagi ini warga kami menemukan satu mayat korban KM Yuiee Jaya 2 di pesisir Desa Batang sekitar pukul 04.00 pagi ,” terang Ahmad yang juga turun langsung melakukan evakuasi.

Dengan ditemukannya korban tersebut, sehingga penemuan korban KM Yuiee Jaya 2 bertambah menjadi 15 orang, dengan rincian korban selamat 12 orang dan meninggal dunia 3 orang.

Proses Pencarian Korban Kapal Tenggelam masih Nihil, Basarnas: Kami Upayakan Pencarian

WARTASULSEL, Selayar – Upaya Pencarian 21 Korban Kapal KM. Dewi Jaya atau Yuliee Jaya 02 yang Tenggelam dan belum ditemukan akibat di hantam Cuaca Buruk pada 11 Maret 2024 lalu Terus dilaksanakan Basarnas Hingga hari ini Kamis 14 Maret 2024

Proses Pencarian yang dilakukan adalah menyisir Wilayah Pulau Taka Bonerate dan Pasimasunggu dengan melibatkan TNI AL, TAGANA DINSOS SELAYAR dan Polair Selayar.

Tidak hanya itu, Proses Pencarian juga dilakukan melalui Pemantauan lewat udara Basarnas bersama TNI AU Skadron Udara 5 sultan Hasanuddin Makassar.

Di konfirmasi Danpos Basarnas Selayar Andi Raswan kepada Pewarta, Proses Pencarian sejak Pagi hingga sore penemuan salah satu diantara 21 korban yang belum ditemukan masih nihil.

Andi Raswan menambahkan, kami akan terus melakukan yang terbaik untuk pencarian korban kapal yang belum ditemukan.

Diketahui, Korban Kapal Yuliee Jaya 02 yang Tenggelam 35 orang korban meninggal 2 orang dan yang belum di temukan 21 orang serta korban selamat hingga hari ini sudah di evakuasi di Desa Batang untuk menunggu informasi lebih lanjut.

Hingga berita ini ditayangkan, Pewarta masih menunggu Perkembangan pencarian korban kapal tenggelam. (***)

Hari ke Empat Puasa, Suasana Pasar Ramadan APKLI Ramai Pembeli

Selayar – Hari ini di hari ke 4 Ramadan, Pengunjung Sangat ramai untuk berbelanja kebutuhan berbuka Baik makanan berat dan makanan Ringan Ramai di kunjungi Pembeli. 14/03/2024

Pantauan WARTASULSEL.org di Taman Pelangi Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar,  pembeli mulai berdatangan sekitar pukul 15.00 WIB. Satu per satu dari mereka mulai melirik aneka makanan dan minuman yang tersaji di sana.

Berbagai jenis makanan dijajakan, mulai dari aneka ragam gorengan, risol, bakwan, hingga lumpia semarang. Kemudian ada juga makanan berat. Contohnya, nasi pecel ayam, pempek, hidangan padang, dan masih banyak lagi.

Begitu juga dengan minuman, berbagai jenis es sirup, kolak, candil, bubur sumsum, dan lainnya juga tersedia di sini. Berbagai macam takjil itu dijual dengan harga relatif terjangkau, mulai dari Rp 2.000-Rp 50.000. Sekitar 15 menit menjelang pukul 17.00 WIB, suasana di Pasar Ramadan semakin ramai. Penjual dengan cekatan melayani pembeli satu per satu dengan ramah.

Ketua APKLI Selayar  Hendra mengatakan, Tujuan Pasar Ramadan ini adalah memberdayakan pedagang kaki lima yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar guna membantu tingkatkan Pendapatan di Bulan Ramadan ini dan kami sangat berharap adanya Lokasi tetap yang di siapkan oleh Pemerintah terkait agar di setiap giat seperti ini lokasi tidak berpindah – pindah. Ungkap Hendra

” Jika lokasi tetap untuk Pedagang kaki lima diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi Kepedulian Pemerintah terkait untuk kelangsungan Pedagang Kaki Lima Selayar”

Disaat yang sama, Satu Alang pedagang kuliner Ramdan mengatakan, selama beberapa hari menjual di Pasar Ramadan, pendapatan mengalami peningkatan lumayan memuaskan, saya berharap tiap hari dilaksanakan Pasar seperti ini. Ungkap Satu Alang penuh Harap.